Berbuat Kejahatan? Hukumannya Membaca Buku

Berbuat Kejahatan? Hukumannya Membaca Buku

Biasanya jika ada yang berbuat kejahatan pasti hukumannya juga sesuai dengan kejahatan yang dilakukannya. Tapi berbeda di Iran, hukumannya malah bisa memberi dampak positif bagi si pelaku sendiri maupun bagi orang lain. Hukumannya yaitu membaca buku.

Seorang hakim di Iran, Qasem Naqizadeh mencuri perhatian setelah memberlakukan hukuman unik bagi para pelanggar hukum.

Bukannya memasukkan mereka ke dalam penjara, Hakim Qasem menghukumnya dengan cara mewajibkan para terdakwa untuk membeli dan membaca buku. Hukuman ini ia terapkan di Kota Gonbade-e Kavus untuk menghindari adanya dampak fisik dan psikologis yang akan diterima si terdakwa dan keluarga, jika mereka dipenjara.

Untuk menebus kesalahannya, para terdakwa ini diwajibkan untuk membaca dan merangkum lima buku, lalu menyerahkannya ke Hakim Qasem. Mereka juga harus menyertakan buku-buku hadist dalam hukumannya tersebut.

Tentu saja engga sembarangan orang yang dikenakan hukuman unik ini. Cuma para remaja dan para pelanggar hukum minor saja yang diberikan pengecualian, sisanya tetap mendapatkan hukuman sesuai dengan kejahatan yang mereka lakukan.

Selain itu, buku yang mereka beli nantinya juga akan didonasikan ke penjara-penjara. Menurut Hakim Qasem, cara ini sangat efektif bukan cuma untuk meningkatkan minat baca di Iran, tapi juga dengan membaca, kecenderungan untuk melakukan hal-hal buruk akan berkurang.

Dengan membaca buku juga, pembaca dapat banyak mengetahui hal-hal baru. Karena buku adalah jendela ilmu. Tapi jangan sampai juga berbuat kejahatan dulu baru mau membaca buku. Mulailah membaca buku dari sekarang dan buka matamu tentang dunia ini.

Sumber: yangmuda.com

Dapatkan Artikel Terbaru Kami


0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang baik yaa . . .